Bupati Garut Resmikan Aula Bangga Centre dan Aplikasi Sibangga-link

- Jumat, 13 Mei 2022 | 20:17 WIB
Rudy Gunawan, meresmikan Aula Bangga Centre.
Rudy Gunawan, meresmikan Aula Bangga Centre.


INSIDEN24.COM - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut menggelar acara Halal Bihalal, bersamaan dengan launching Aula Bangga Centre serta aplikasi Sibangga-link, yang dilaksanakan di Kantor DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (12/5/2022).

Aula Bangga Centre dan Aplikasi Sibangga-link ini diresmikan Bupati Garut, Rudy Gunawan, yang hadir secara langsung di lokasi acara didampingi Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Asda 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Toni Tisna Somantri, serta Ketua TP PKK Garut, Diah Kurniasari.

Saat peresmian Aula Bangga Centre, Bupati Garut menyampaikan tentang aplikasi Sibangga-link, yang nantinya akan menjadi pusat data stunting yang didalamnya berisi nama-nama atau by name by address dari masyarakat Garut yang mengalami stunting.

Baca Juga: Kasatlantas Polres Ciamis Ingatkan Pengguna Jalan Berhati-hati

Pihaknya di Bulan Juni nanti akan kembali melakukan penimbangan balita maupun baduta yang ada di Kabupaten Garut.

"Ini oleh kita akan diselesaikan karena ada perbedaan data, menurut survei nasional kita 35%, (sedangkan) berdasarkan data oleh kita 7%, makanya kita mau ditimbang lagi sekarang. Juni ini satu bulan diadakan bulan penimbangan, diperbaiki mengaupdate data ini," ujar Bupati Garut.

Ia menuturkan, gerakan itu nantinya akan melibatkan semua stakeholder terkait dalam penanganan penurunan stunting di Kabupaten Garut, salah satunya yaitu tenaga kesehatan (nakes).

Baca Juga: Diskominfo Jabar Gelar Pelatihan Digital Leadership Bagi Kadiskominfo se-Jawa Barat di Kabupaten Garut

"Nah kami akan lakukan satu bulan depan melibatkan semua stakeholder dari nakes, ya semua pihak lah, dari PKK, tadi sudah mengatakan dari keluarga berencana, UPTD semuanya pokoknya ikut," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, mengatakan bahwa Aula Bangga Centre didalamnya berisi sebuah command center, yang nantinya akan dijadikan sebagai data terpadu dan terintegrasi dalam penanganan stunting.

"Kemudian (didalamnya) mempunyai sebuah media center, command center, yang bisa menggerakan, mengarahkan, memantau, mengevaluasi feedback laporan dari bawah keatas maupun dari atas ke bawah secara ngelink," kata Yayan.

Sementara itu, Yayan memaparkan,  Aplikasi Sibangga-link merupakan singkatan dari Sistem Informasi Pembangunan Keluarga, dan nantinya akan terkoneksi dengan kecamatan, sehingga akan memudahkan pelaporan jika ada penemuan kasus stunting.

Baca Juga: Bupati Garut Hadiri Tes Wawancara Plt. Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemdagri

"Jadi kalau nanti ada penemuan kasus-kasus tidak perlu repot-repot dari Cisewu, dari Talegong melaporkan secara manual menggunakaan kendaraan (mobil) mikro, berapa jam sampai disini, tetapi kalau sekarang (bisa) menggunakan hotline pengaduan Sibangga-link tadi, maka semua akan bisa cepat sampai informasi, cepat penanggapan, cepat laporan, (dan) cepat pelayanan," paparnya.

Berkaitan dengan Aula Bangga Centre dan Aplikasi Sibangga-link ini, Yayan menyebutkan, hal ini merupakan persiapan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut khususnya DPPKBPPPA untuk menghadapi Rencana Aksi Nasional Penurunan Angka Stunting (RAN PASTI).

"Sehingga tadi melakukan bersama Pak Bupati apel siap siaga pendamping keluarga nasional bergerak dan Pak Bupati di Bulan Juni (melakukan penimbangan ulang), (tetapi) kita akan mendahului tanggal 17 kita akan melakukan gerakan langsung ke warga masyarakat terutama yang tim pendamping keluarga, kita tidak akan duduk manis di sini tidak, saya sendiri yang akan memimpin gerakan-gerakan tersebut," jelas Yayan.(Gan)**

Editor: Anugrah A

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X