• Rabu, 17 Agustus 2022

Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Yayasan ACT, Bareskrim Polri Amankan Sisa Dana Rp8 Miliar

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 20:34 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Nurul Azizah dalam konferensi pers pada Selasa 2 Agustus 2022 terkait pengamanan sisa dana Rp8 miliar atas kasus dugaan penyelewengan dana oleh Yayasan ACT.* (YouTube Divisi Humas Polri)
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Nurul Azizah dalam konferensi pers pada Selasa 2 Agustus 2022 terkait pengamanan sisa dana Rp8 miliar atas kasus dugaan penyelewengan dana oleh Yayasan ACT.* (YouTube Divisi Humas Polri)

INSIDEN24.COM - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melakukan pemblokiran sejumlah dana yang tersisa di rekening milik Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Diketahui, dana yang diamankan dari rekening ACT itu sebesar Rp8 miliar.

"Data terbaru penyidik berhasil mengamankan blokir sejumlah dana yang tersisa sebesar 3 miliar di beberapa rekening yayasan ACT," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Nurul Azizah dalam konferensi pers pada Selasa 2 Agustus 2022.

Baca Juga: Masih Ingat Joni Si Pemanjat Tiang Bendera 17 Agustus? Begini Keadaanya Sekarang

"Selain itu ditemukan dana sebesar Rp5 miliar yang juga akan dilakukan pemblokiran," sambungnya.

Sebelumnya, Penyidik Bareskrim Polri jiga yelah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan penyelewengan dana kemanusiaan dan dana bantuan korban jatuhnya pesawat Lion Air yang dikelola oleh yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Empat tersangka tersebut di antaranya Ahyudin selaku pendiri dan mantan ketua ACT, Ibnu Khajar.

Kemudian Hariyana Hermain selaku Senior Vice President dan Anggota Dewan Presidium ACT, dan Novariadi Imam Akbari selaku Sekretaris ACT.

Baca Juga: Mengenal 2 Pilot yang Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki pada Tahun 1945

Halaman:

Editor: Purpur Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Detik-detik Pembacaan Teks Proklamasi Indonesia

Selasa, 16 Agustus 2022 | 12:14 WIB
X