• Minggu, 4 Desember 2022

Profil Pahlawan Revolusi Mayjen Sutoyo Siswomiharjo

- Sabtu, 24 September 2022 | 10:33 WIB
Biografi Mayjen Anumerta Sutoyo Siswomiharjo, Pahlawan Revolusi Indonesia (dok. Kemsos)
Biografi Mayjen Anumerta Sutoyo Siswomiharjo, Pahlawan Revolusi Indonesia (dok. Kemsos)

INSIDEN24.COM - Gerakan G30S PKI yang di dalangi oleh PKI atau partai komunis waktu itu membuat rakyat Indonesia terluka terlebih satuan Angkatan Darat yang berada di bawah TNI yang salah satu korban adalah Mayjen Sutoyo Siswomiharjo.

Mayjen Sutoyo Siswomiharjo pria kelahiran Kebumen, 28 Agustus 1922, beliau mengenyam pendidikan ketika Indonesia di jajah Jepang sebelum tahun 1942, setelah itu dia belajar tentang penyelenggaraan pemerintahan di Jakarta dan dia menjadi seorang pegawai pemerintah di Purworejo Jawa Tengah sampai dengan tahun 1944.

Kemudian Sutoyo bergabung ke dalam bagian Polisi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), cikal bakal Tentara Nasional Indonesia setelah Indonesia merdeka di tahun 1945, dan langsung diberi tugas sebagai ajudan dari Kolonel Gatot Soebroto, komandan Polisi Militer pada tahun 1946.

Baca Juga: Review OPPO Find X5 Pro Dengan Kamera Hasselblad dan Performa Gahar

Karir Sutoyo semakin mengkilap dengan diangkat menjadi Kepala Staf Markas Besar Polisi Militer pada tahun 1954, setelah itu dia diangkat menjadi Asisten Atase Militer di Kedutaan Besar Indonesia di London setelah sebelumnya menjadi kepala staff selama hamper 2 tahun.

Pada tahun 1960 diangkat menjadi Inspektur Kehakiman Angkatan Darat, kemudian karena pengalaman hukumnya karirnya semakin naik, dan pada tahun 1961 ia menjadi Inspektur Kehakiman/Jaksa Militer Utama yang menjadikan eksitensinya di dinas tantara semakin di perhitungkan.

Pada tanggal 1 Oktober 1965 dini hari, pasukan Cakrabirawa yang dipimpin oleh Sersan Mayor Surono masuk ke kediaman Mayjen Sutoyo di jalan Sumenep Menteng Jakarta pusat, mereka masuk dengan modus ingin bertemu dengan Sutoyo dengan alasan diperintahkan presiden untuk menghadap ke istana.

Baca Juga: Sinopsis Film Avatar 2: The Way of Water, Saatnya Kembali ke Pandora dengan Kejutan Spesial

Mayjen Sutoyo akhirnya di bawa menggunakan truk dan di eksekusi tepatnya di daerah lubang buaya, jasadnya dimasukkan ke dalam sumur, ditemukan pada tanggal 04 Oktober 1965.

Halaman:

Editor: Purpur Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Dia 9 Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS

Rabu, 23 November 2022 | 06:05 WIB

Melihat Lebih Dekat Strategi Polri Amankan KTT G20

Selasa, 15 November 2022 | 13:19 WIB
X