• Minggu, 4 Desember 2022

Pengirim Paket Misterius Berwarna Coklat Kini Sudah Diamankan Polisi

- Minggu, 25 September 2022 | 23:40 WIB
Pengirim paket misterius berwarna coklat kini sudah diamankan.
Pengirim paket misterius berwarna coklat kini sudah diamankan.
INSIDEN24.COM - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.S.T.M.K. menegaskan, pihaknya sudah mengamankan pengirim paket misterius dan penerima paket.
 
Paket misterius warna coklat tersebut yang meledak di Asrama Polisi Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu 25 September 2022 pukul. 18.00 WIB kini telah diamankan di Polres Indramayu.
 
Menurut keterangan pihak kepolisian menyebutkan bahwa Paket misterius tersebut tertulis lengkap dengan alamat pengirim dan penerimanya.
 
 
"Paket itu benar datangnya dari Indramayu yang dipesan dari tanggal 22 April 2021. Pemesannya adalah CV Mandiri Sujono Indramayu, sudah kita amankan di Polres Indramayu, penerimanya adalah saudara A di wilayah Klaten sudah diamankan di Polresta Surakarta," jelas Ahmad Luthfi.
 
Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menegaskan kejadian ledakan yang tejadi di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, Jawa Tengah tidak ada unsur teror dalam ledakan yang terjadi di Asrama Polisi ini.
 
Ahmad Lutfhi menjelaskan jika korban yang bersangkutan pernah melakukan razia di tahun 2021 dan kemungkinan barang yang meledak salah satu dari hasil razia.
 
"Bahwa benar anggota kita yang hari ini menjadi korban pernah melakukan razia satu tahun yang lalu terkait paket pesanan online berupa bubuk hitam, yang di CV itu disebutkan sebagai bahan untuk mengusir tikus di wilayah Klaten."
 
 
"Artinya saya pastikan ledakan di wilayah kita di Sukoharjo tidak ada unsur teror, hanya kelalaian anggota yang menyebabkan bahan itu meledak," jelas nya.
 
Masih ada pemeriksaan lebih lanjut ujar Ahmad, menunggu kondisi korban, anggota Satuan Intel Polresta Solo, Bripka Dirgantara.
 
"Anggota lain sudah diperiksa, bahwa benar pada saat itu di daerah Jurug dilakukan operasi COD pengiriman bahan bubuk hitam, yaitu bahan mercon", lanjutnya.
 
Diketahui Bripka Dirgantara saat ini masih dirawat di rumah sakit, mengalami luka hingga 70 persen dan mendapat luka terbuka di kaki.
 
Ahmad Lutfhi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak resah atas kejadian tersebut, karena peristiwa itu murni tidak ada unsur teror.***

Editor: Anugrah A

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dampak Gempa di Garut, Satu Rumah di Banjarsari Rusak

Sabtu, 3 Desember 2022 | 22:18 WIB
X