• Minggu, 29 Januari 2023

Otak Pelaku Investasi Bodong di Karangnunggal Ditahan di Sel Tahanan Mapolres Tasikmalaya

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:40 WIB
Tersangka otak pelaku investasi bodong yang sempat menggerkan warga Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya berinisial WW kini ditetapkan sebagai tersangka.*
Tersangka otak pelaku investasi bodong yang sempat menggerkan warga Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya berinisial WW kini ditetapkan sebagai tersangka.*

INSIDEN24.COM-Tersangka otak pelaku investasi bodong yang sempat menggerkan warga Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya berinisial WW kini ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku ditangkap dan kini dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Tasikmalaya.

“Di sini kami menerapkan pasal 378 dan juga pasal 3 Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 2008 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun,” jelas Kapolres Tasikmalaya, AKBP Suhardi Hery Heryanto, saat melaksanakan presrilis di Mapolres Tasikmalaya, Kamis (1/12/2022).

Diketahui, jika jumlah korban akibat penipuan investasi bodong bermodus mempergunakan aplikasi e-commerce belanja online seperti shopee letter, akulaku dan bukalapak ini sekira 600 orang, dengan total kerugian sebesar ditaksir Rp 2,3 miliar.

Baca Juga: Peran Nasyiatul Aisyiyah Majukan Perempuan Indonesia, Mendapat Apresiasi Menag Yaqut

Suherdi juga menambahkan, pelaku WW ini telah melakukan penipuan ini sejak Februari 2022 sampai dengan November 2022. Penipuan dengan skema piramida ini dilakukan WW dengan cara mengajak masyarakat untuk menjadi membernya. Hal ini agarlimit pinjaman online member bisa tercairkan.

"Hal tersebut dilakukan supaya korban melakukan pembelanjaan fiktif dengan menggunakan jasa pemilik toko online di aplikasi e-commerce," tambahnya 

Korban dijanjikan cicilannya akan dilunasi oleh WW, dengan alasan bahwa pinjaman tersebut dikelola toko offline milik WW sendiri. Modus tersebut berkembang menjadi skema bisnis baru berupa deposit dengan bunga sebesar 30 persen.

Baca Juga: Presiden Jokowi Apresiasi Peran Guru Pada Puncak Peringatan HUT Ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional 2022 

Skema tersebut digunakan untuk menutupi tagihan pinjaman online dan digunakan juga untuk keperluan pribadi. Sehingga kata Suhardi, bahwa modus yang digunakan adalah tipu muslihat dan iming-iming keuntungan tinggi.

Halaman:

Editor: Bambang Bu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Angin Puting Beliung Rusak 9 Rumah di Purwadadi Ciamis

Selasa, 24 Januari 2023 | 20:17 WIB

Rumah Eris Ambruk Gegara Sudah Lapuk Termakan Usia 

Sabtu, 21 Januari 2023 | 22:54 WIB
X