• Minggu, 14 Agustus 2022

IDI Bentuk Satgas Cacar Monyet Untuk Cegah Wabah Monkeypox

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 21:52 WIB
PB IDI. (suaramerdeka.com / dok IDI)
PB IDI. (suaramerdeka.com / dok IDI)
INSIDEN24.COM - Perhimpunan Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) telah membentuk satgas khusus mengantisipasi dan memantau perkembangan wabah cacar monyet di Indonesia.
 
Ini adalah upaya PB IDI untuk menindaklanjuti peringatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.
 
PB IDI dr Hanny Nilasari selaku Ketua Satgas Cacar Monyet selain pihaknya membuat satgas Monkeypox atau cacar monyet juga akan membentuk satgas Hepatitis akut.
 
 
Hal itu diharapkan ke depannya dapat mampu mencegah penularan wabah tersebut di seluruh wilayah Indonesia.
 
Dengan adanya langkah itu, kemampuan dokter dan fasilitas kesehatan tidak diragukan lagi apabila kasus cacar monyet memang benar ada di Indonesia.
 
Dengan dibentuknya Satgas Cacar Monyet ini bertujuan mencegah penularan wabah tersebut di Tanah Air, adapun Satgas tersebut berisikan anggota Organisasi profesi IDI.
 
"Kami akan membuat satgas yang berisikan anggota organisasi profesi IDI, ini diharapkan dapat mengantisipasi penyalit pendemi maupun endemic termasuk juga penyakit hepatitis akut dan cacar monyet", kata dr Hanny Nilasari.
 
 
Selanjut kami akan bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan serta organisasi profesi lainnya seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Indonesia (PERDOSKI).
 
Selain itu, juga ada Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI dan Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS Patklin).
 
"Kami dari Satgas PB IDI akan membantu dan akan selalu berkolaborasi dengan Kemenkes tentunya terkait info dan hal-hal yang terjadi belakangan,” ucap dr Hanny.
 
“Ke depan kita akan berkolaborasi dengan berbagai organisasi profesi. Di sini ada enam organisasi profesi yang tentunya bisa membantu pada saat kita membutuhkan info, data kasus, dan lain sebagainya," kata dr Hanny.***

Editor: Anugrah A

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X