• Minggu, 29 Januari 2023

4 Makanan Khas Tuban Yang Terkenal Dan Bikin Ngiler

- Senin, 23 Januari 2023 | 11:31 WIB
Masakan Kare Rajungan
Masakan Kare Rajungan
INSIDEN24.COM - Selain dari berbagai macam tempat wisata, Kota Tuban juga terkenal dengan kota yang memiliki destinasi wisata kuliner yang khas dan wajib Anda cicipi.
 
Makanan khas Tuban terbilang cukup lezat dan unik, yang membuat masyarakat dan wisatawan begitu menggemari citarasanya.
 
Nah berikut 4 makanan khas Tuban yang terkenal dan bikin ngiler, seperti dikutip dari makananoleholeh.com :
 
 
1Dumbek : Dumbek merupakan jajanan tradisional yang dibuat dengan  bahan utama tepung beras, gula merah, gula aren, parutan kelapa, garam dan daun pandan.
 
Dalam proses pembuatannya dumbek dililit dengan daun janur atau daun siwalan yang dibentuk kerucut seperti terompet. Aroma yang dihasilkan daun siwalan membuat dumbek memiliki bau khas tersendiri.
 
2Kare Rajungan : Rajungan sendiri adalah hewan laut yang mirip kepiting. Di daerah Tuban hewan ini diolah dengan rempah-rempah pilihan dan menghasilkan kuah kare yang lezat dan nikmat. 
 
Terdapat tempat makan di Tuban yang terkenal kelezatannya menyajikan kare rajungan yaitu Kare Rajungan Manunggal Jaya yang berlokasi di Jalan Manunggal No. 100, Tuban.
 
3Belut Pedas : Belut Pedas disajikan di setiap Desa, yang memiliki rasa dan resep yang berbeda-beda. Jadi, bila menyantapnya di satu desa rasanya takkan sama dengan yang ada di desa lainnya.
 
Adapun cara membuatnya adalah dengan digoreng lalu dilumuri bumbu pedas. Rasanya pasti nikmat, pedas dan dijamin bikin Anda ketagihan.
 
4Ampo : Ampo memiliki keunikan yakni karena dibuat dari bahan dasar dari tanah liat. Tentunya tanah liat yang bersih dan tanpa terkontaminasi kotoran hewan.
 
 
Proses pembuatannya sendiri pertama dengan memilih tanah liat yang bersih dan juga bebas dari pasir atau kerikil. Lalu tanah liat yang bersih tersebut dibuat adonan hingga kalis.
 
Setelah kalis adonan dibentuk kotak yang selanjutnya diserut dengan menggunakan pisau bambu. Lalu hasil serutannya ditempatkan pada wadah gerabah tanah liat lalu diasapi diatas tungku dalam waktu 1 jam.***
 
 

Editor: Anugrah A

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X