• Selasa, 17 Mei 2022

RATUSAN PECINTA ALAM HADIRI LAUNCHING TASIKMALAYA - HIMALAYA

19 Maret 2022
INSIDEN24.COM - Ratusan anggota pecinta alam dari berbagai organisasi menghadiri launching ekspedisi "Tasikmalaya Goes to Himalaya" yang digelar Wadah Purna Pecinta Alam Pancasila (Wanapala Tasikmalaya) di Ruang Ide, Jalan HZ Mustafa, Kelurahan Yudhanagara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat, 18 Maret 2022 petang. Acara dihadiri juga Komandan Distrik Militer 0612 Tasikmalaya diwakili Perwira Seksi Logistik (Pasi Log) Letnan Satu Arm Ahmidinsyah, Wali Kota diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya Ade Hendar, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya diwakili Nanang Suhara. Selain itu, di tengah ratusan pecinta alam, hadir juga seniman pencipta logo Kota Tasikmalaya Yulianto, Ketua Komunitas Cermin Tasikmalaya Ashmansyah Timutiah, Ketua Musisi Peduli Tasikmalaya R Atik Suwardi, serta seniman dan budayawan se-Tasikmalaya. Pembukaan launching diawali dengan laporan Ketua Pelaksana Harian Ekspedisi Tasik-Himalaya Bambang Suwarsono yang menjelaskan maksud dan tujuan ekspedisi yang akan digelar Wanapala Tasikmalaya sebagai ikhtiar untuk pengembangan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam ruang lingkup kegiatan alam bebas. Ekspedisi ini sebut Bambang, juga bertujuan membawa nama baik Tasikmalaya dalam kancah internasional dengan mengenalkan produk khas Tasikmalaya, payung geulis dan batik bermotif khas tasik. "Sekaligus sebagai hadiah untuk hari ulang tahun (HUT) Kota Tasikmalaya ke-21 yang akan jatuh pada tanggal 17 Oktober 2022 nanti," ujar Bambang pada insiden24.com, Sabtu (19/3/2022) siang. Tujuan lainnya tambah dia, sebagai upaya menciptakan regenerasi pegiat alam bebas di Tasikmalaya. Oleh karena itu, ekspedisi ini dibuka untuk seluruh khalayak yang berdomisili di Tasikmalaya, terutama generasi muda. "Tentunya akan melalui seleksi yang cukup ketat. Nanti kami akan umumkan kapan seleksi untuk umum akan dibuka," tandasnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf yang diwakili Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya Ade Hendar mendoakan tim ekspedisi yang membawa nama besar Kota Tasikmalaya berhasil mencapai tujuan dengan selamat. Wali Kota berpesan dengan mengutip pepatah yang populer di kalangan para pecinta alam: "Jangan ambil sesuatu kecuali gambar, jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak, jangan bunuh sesuatu kecuali waktu". Selain itu, Wali Kota juga mengimbau para pegiat pendaki gunung yang umumnya berasal dari elemen mahasiswa, siswa, dan organisasi pecinta alam umum dapat memaksimalkan kompetensinya. "Misalnya dengan melakukan analisis vegetasi, mengamati tumbuhan dan satwa, juga kajian sosial ekonomi serta budaya," pesan Wali Kota yang dibacakan Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya Ade Hendar. Prosesi launching ditandai dengan melukis payung geulis yang dilakukan secara simbolis oleh para tamu undangan di atas panggung. Usai dilukis oleh lima orang tamu undangan, payung geulis diserahkan kepada seorang seniman Rizky Kirung. Ia kemudian menaiki panggung yang dibuat menyerupai sebuah puncak gunung yang di atasnya duduk seorang seniman tari dari Komunitas Cermin Tasikmalaya, Melinda Permatasari. Keduanya mementaskan seni pertunjukan yang menggambarkan pendakian sebuah puncak gunung sambil membanggakan payung geulis dan selembar kain batik bermotif khas Tasikmalaya. Aksi kedua seniman itu sontak disambut riuh tepuk tangan para tamu undangan. Usai pementasan dua seniman tersebut, dilanjutkan dengan pertunjukan grup band Braderjon Tasikmalaya yang menyuguhkan lagu-lagu gacoannya. #parapecintaalam #hadiri #lounching #ekpedisiwanapala #tasikmalayagoestohimalaya #wanapalatasikmalaya #goes #tohimalaya #komunitascermintasikmalaya #musisipedulitasikmalaya #republikaertasikmalaya #kotatasikmalaya

Video Lainnya

\
X